Ringkasan Fitur · Sistem Point of Sale

ApotekHijau

Daftar lengkap fitur yang sudah berjalan pada aplikasi kasir apotek: offline-first, sadar interaksi obat, dan paham stok sampai butir tablet.

fitur berjalan
7
layar utama
9
resource FHIR terhubung
3
jenis penjualan: OTC, Resep, BPJS

01 Masuk & Sesi Petugas

Titik masuk aplikasi dan identitas siapa yang bertugas.

  • Masuk dengan PIN 4 digit — diketik lewat keypad kustom, tanpa keyboard sistem.
  • Pemilihan petugas — Apoteker (SIPA) atau Tenaga Teknis Kefarmasian (STRTTK), menentukan kewenangan.
  • Identitas petugas di header — nama dan status shift tampil ringkas di satu baris.
  • Keluar dari sesi — tersedia di Setelan; keranjang berjalan tidak ikut terbawa.

02 Shift & Kas Laci

Setiap rupiah punya pemilik shift, dan setiap selisih bisa ditelusuri.

  • Buka shift dengan modal awal kas — nominal diisi lewat keypad, dengan pilihan nominal cepat.
  • Kasir terkunci di luar shift — menambah item, membayar, dan melanjutkan pesanan semuanya diblokir.
  • Kas masuk & kas keluar — keterangan wajib diisi, tercatat di buku kas shift.
  • Pembukuan tunai bruto → kembalian → net — uang diterima dan kembalian dicatat terpisah, bukan hanya nilai penjualan.
  • QRIS dan BPJS sebagai non-laci — menambah omzet tanpa menambah uang fisik di laci.
  • Tutup shift wajib hitung kas fisik — tidak bisa ditutup sebelum kas aktual diisi.
  • Selisih kas otomatis — pas, lebih, atau kurang; ditandai warna dan dihitung langsung saat mengetik.
  • Riwayat shift berpaginasi — empat shift per halaman dengan ringkasan singkat.
  • Detail shift dengan tombol kembali — ringkasan kas lengkap plus daftar transaksi shift itu yang juga berpaginasi.
  • Laporan shift diantrekan otomatis — dikirim sebagai PaymentReconciliation saat shift ditutup.

03 Jenis Penjualan

Jenis transaksi dipilih lebih dulu karena menentukan obat apa yang boleh keluar.

  • Tiga jalur penjualan — OTC tanpa resep, Resep dengan resep dokter, dan BPJS.
  • Pemilihan otomatis saat item pertama — jika jenis belum dipilih, muncul pilihan; item yang tertunda langsung masuk setelahnya.
  • Obat keras diblokir di jalur OTC — kartu obat diredupkan dan diberi tanda wajib resep.
  • Tawaran satu ketukan “Ganti ke Resep” — penolakan selalu disertai jalan keluar, obat langsung masuk keranjang.
  • Pindah balik ke OTC ditolak — selama keranjang masih memuat obat keras.
  • Data resep wajib — nomor resep dan nama dokter harus terisi sebelum pembayaran.
  • Data BPJS wajib — nomor kartu peserta ditambahkan pada jalur BPJS.
  • Obat Wajib Apotek dicatat — penyerahan OWA di jalur OTC ditandai sebagai pelayanan apoteker.

04 Keselamatan Obat

Pemeriksaan interaksi bekerja pada zat aktif, bukan nama produk.

  • Deteksi interaksi antar obat — basis aturan kurasi apoteker, misalnya Ibuprofen dengan Aspirin.
  • Deteksi duplikasi zat aktif — dua produk berbeda yang memuat parasetamol sama ditandai berisiko overdosis.
  • Tiga tingkat keparahan — berat, sedang, dan ringan, ditampilkan sebagai chip berwarna.
  • Peringatan sebelum obat ditambahkan — kartu obat diberi tanda interaksi berdasarkan isi keranjang saat itu.
  • Konfirmasi apoteker saat menambahkan — hanya temuan baru yang ditanyakan, tanpa peringatan berulang.
  • Panel ringkasan di keranjang — dipisah antara temuan berat dan yang perlu jeda konsumsi, dengan saran tindakan.
  • Pemeriksaan isi paket dan racikan — komponen di dalamnya ikut diurai dan diperiksa.
  • Catatan interaksi tersimpan di transaksi — menjadi jejak audit klinis pada laporan.

05 Stok & Penjualan Eceran

Stok disimpan dalam butir tablet; strip hanya cara menampilkan.

  • Stok satuan terkecil — satu strip sama dengan sepuluh butir, tersimpan sebagai butir.
  • Tampilan stok terbaca — ditulis “116 strip” atau “115 strip + 5 tab” sesuai sisa.
  • Penjualan eceran ½ strip — tersedia satu tombol pada kartu obat tablet.
  • Harga eceran otomatis — harga kemasan dibagi isi, dibulatkan ke seratus rupiah terdekat.
  • Baris strip dan eceran terpisah — obat sama bisa dibeli utuh dan eceran sekaligus, lencana kartu menulis gabungannya.
  • Ketersediaan lintas baris — strip, eceran, isi paket, dan komponen racikan dihitung terhadap stok yang sama.
  • Pembulatan pecahan ke atas — pemakaian 1½ tablet dipotong dan ditagih 2 butir, ditampilkan terbuka.
  • Mutasi stok setelah pembayaran — per obat ditulis jumlah keluar dan sisa akhirnya.
  • Peringatan stok menipis dan habis — termasuk saran memakai eceran bila sisa kurang dari satu strip.

06 Obat Racikan

Peracikan sebagai produk yang dibuat saat itu juga, lengkap dengan etiketnya.

  • Builder racikan satu layar — nama, bentuk sediaan, jumlah, jasa racik, aturan pakai, dan komponen.
  • Tiga bentuk sediaan — puyer, kapsul, dan sirup; satuan serta tarif jasa racik menyesuaikan.
  • Stepper dosis pecahan — seperempat, setengah, tiga perempat, dan satu tablet tanpa perlu mengetik.
  • Pencarian komponen — obat tablet dicari lewat keypad dengan hasil langsung.
  • Kalkulasi hidup tiap komponen — jumlah tablet, biaya, dan sisa stok tampil saat dosis diubah.
  • Aturan pakai dari master signa — dropdown dengan pencarian, plus opsi ketik manual bila resep tidak lazim.
  • Racikan wajib jalur resep — tidak dapat dibuat pada transaksi OTC.
  • Validasi sebelum simpan — minimal satu komponen, aturan pakai terisi, dan stok mencukupi.
  • Kartu racikan di keranjang — menampilkan komposisi dan jasa racik, dengan tombol ubah kembali.

07 Paket Obat

Bundel siap jual yang dikurasi dari back-office.

  • Daftar paket siap jual — misalnya Paket Flu, Maag, Diare, Alergi, dan Imun Harian.
  • Rincian isi paket — obat penyusun beserta jumlah dan golongannya.
  • Harga paket dan penghematan — selisih terhadap harga satuan ditampilkan.
  • Penanda keamanan kombinasi — isi paket ikut diperiksa mesin interaksi.
  • Jual satu ketukan — tersedia sebagai chip di layar kasir maupun dari halaman paket.
  • Validasi stok komponen — paket ditolak bila salah satu isinya tidak mencukupi.

08 Daftar Obat

Master obat hasil sinkron dari KFA Browser.

  • Pencarian tiga jalur — nama dagang, zat aktif, atau kode KFA.
  • Komposisi sebagai chip — zat aktif yang cocok dengan pencarian ikut disorot.
  • Penandaan golongan obat — bebas, bebas terbatas, keras, dan OWA.
  • Detail obat lengkap — kode KFA, identitas FHIR, harga kemasan dan eceran, serta stok.
  • Daftar interaksi yang diketahui — ditampilkan pada detail tiap obat.
  • Jual langsung dari detail — menuju kasir dengan obat sudah masuk keranjang.

09 Pesanan & Draft

Satu antrean untuk tiga sumber pesanan yang berbeda asal-usulnya.

  • Draft dari kasir — keranjang berjalan disimpan agar pelanggan berikutnya bisa dilayani.
  • Pesanan online dan WhatsApp — masuk otomatis ke antrean beserta catatan pelanggan.
  • Resep digital SATUSEHAT — membawa nomor resep, dokter, dan fasilitas kesehatan asal.
  • Bendera sumber berwarna — kasir, online, dan resep dibedakan sekali lihat.
  • Filter berhitung — jumlah pesanan per sumber tampil pada tiap filter.
  • Lanjutkan pesanan ke keranjang — jenis penjualan, data resep, dan data pasien ikut dipulihkan.
  • Keranjang aktif diamankan otomatis — disimpan sebagai draft sebelum pesanan lain dimuat, tidak ada yang hilang.
  • Lencana jumlah pada tab — pesanan menunggu terlihat dari layar mana pun.

10 Pembayaran & Kembalian

Arus uang dibuat terlihat sebelum, saat, dan sesudah pembayaran.

  • Pembayaran tunai — uang diterima diisi lewat keypad, disertai pilihan nominal cepat dan uang pas.
  • Pembayaran QRIS — dicatat sebagai penerimaan non-tunai.
  • Penagihan BPJS — tagihan pasien nol rupiah, SEP terbit, klaim diantrekan.
  • Catatan arus laci saat mengetik — uang masuk, kembalian keluar, dan nilai bersihnya tampil sebelum konfirmasi.
  • Penolakan uang kurang — pembayaran tidak bisa diselesaikan bila nominal di bawah tagihan.
  • Layar sukses dengan kembalian besar — nilai kembalian ditampilkan mencolok agar tidak salah serah.
  • Saran pecahan uang — misalnya satu lembar lima puluh ribu dan satu lembar lima ribu.
  • Data pasien untuk struk — nama dan nomor WhatsApp diisi lewat keypad, dipakai untuk struk dan pengingat minum obat.

11 Laporan Penjualan

Ringkasan yang menempel pada shift yang sedang berjalan.

  • Statistik shift — omzet, jumlah transaksi, item terjual, dan rata-rata per transaksi.
  • Daftar transaksi berpaginasi — lima transaksi per halaman.
  • Rincian tunai per transaksi — uang diterima, kembalian, dan nilai bersih yang masuk laci.
  • Penanda jenis dan sumber — jalur penjualan, metode bayar, dan asal pesanan tampil pada tiap baris.
  • Status sinkron per transaksi — tersinkron, menunggu antrean, atau gagal kirim.

12 Offline-first & Sinkronisasi

Pelayanan tidak pernah menunggu jaringan; pengiriman data menyusul.

  • Transaksi tuntas tanpa jaringan — seluruh data tersimpan di perangkat lebih dulu.
  • Antrean sinkron dengan empat status — menunggu, terkirim, gagal, dan konflik.
  • Pengiriman ke SATUSEHAT — penyerahan obat, mutasi stok, penyelesaian resep, dan laporan shift.
  • Penarikan data masuk — master obat KFA, harga, resep digital, dan pesanan online.
  • Klaim BPJS — transaksi BPJS diantrekan sebagai klaim tersendiri.
  • Sinkron otomatis berkala — berjalan di latar saat koneksi tersedia.
  • Percobaan ulang otomatis — pengiriman gagal dicoba lagi tanpa mengganggu pelayanan.
  • Lencana status di header — tersinkron, sekian antre, atau sedang offline.

13 Mode Debug

Layar tambahan yang hanya muncul bila dinyalakan dari Setelan.

  • Tab bersyarat — muncul dan hilang mengikuti sakelar mode debug.
  • Tabel audit sinkronisasi — identitas baris, waktu, entitas, resource FHIR, arah, status, percobaan, dan ukuran.
  • Paginasi dan filter status — jumlah baris per halaman dapat diatur.
  • Ringkasan antrean — jumlah menunggu, gagal, dan berhasil terkirim.
  • Simulasi mode offline — untuk menguji pelayanan saat koneksi terputus.
  • Pemicu data masuk — menirukan pesanan online dan resep digital yang datang.
  • Kirim antrean manual — beserta catatan waktu sinkron terakhir.

14 Antarmuka & Masukan

Dirancang untuk layar sentuh apotek dan satu tangan yang sibuk.

  • Keypad angka kustom — lengkap dengan tombol tiga nol, hapus, dan mundur satu digit.
  • Keypad huruf kustom — untuk nama pasien, nomor resep, dan keterangan kas.
  • Mode angka apa adanya — nomor WhatsApp dan kartu BPJS tanpa pemisah ribuan.
  • Dropdown dengan pencarian — dipakai master signa, mencari sampai ke keterangannya.
  • Tanpa keyboard bawaan sistem — tidak ada papan ketik yang menutupi setengah layar.
  • Responsif ponsel sampai tablet — bilah tab bawah berganti menjadi rail navigasi samping pada layar lebar.
  • Mode terang dan gelap — dapat diganti dari header maupun Setelan.
  • Animasi bertema perawatan — garis EKG, denyut status, dan butiran yang jatuh saat item masuk.
  • Notifikasi ringkas — setiap tindakan penting memberi umpan balik singkat.
  • Penghormatan preferensi gerak — animasi berhenti bila perangkat meminta pengurangan gerak.

15 Integrasi & Kepatuhan

Standar dan sistem luar yang sudah terhubung.

  • SATUSEHAT — penyerahan obat dan resep digital dua arah.
  • KFA Browser — master obat, kode, dan komposisi zat aktif.
  • Standar HL7 FHIR R4 — seluruh pertukaran data memakai resource baku.
  • BPJS Kesehatan — penerbitan SEP dan pengajuan klaim.
  • WhatsApp Business — pesanan masuk serta struk dan pengingat keluar.
  • Penggolongan obat sesuai ketentuan — penandaan dan pembatasan penyerahan mengikuti aturan Kemenkes.
  • Kewenangan berbasis peran — SIPA untuk apoteker dan STRTTK untuk tenaga teknis kefarmasian.
Tidak ada fitur yang cocok dengan pencarian itu.
Coba kata lain, misalnya “stok”, “shift”, atau “resep”.